Senin, 07 November 2016

pokok bahasan kimia organik fisik


Kimia organic fisik adalah ilmu yang mempelajari tentang kontrol dan mekanisme reaksi senyawa organik berdasarkan pada kajian struktur senyawa organik, sifat kimia dan fisika,  termodinamika dan kinetika kimia. Lingkup perkuliahan meliputi struktur senyawa organik, hubungan struktur dan kereaktifan, sifat dan kedudukan keadaan transisi, zat antara reaktif, kontrol reaksi senyawa organik, asam basa (elektrofil dan nukleofil), gugus pergi, pengaruh gugus tetangga, dan mekanisme senyawa organik.
Konsep-konsep yang diperlukan dalam mempelajari struktur molekul senyawa organik:
  1.  Elektronegativitas
  2.  Ikatan hidrogen
  3.  Gaya Van der Waals
  4.  Polarizabilitas
  5.  Gugus fungsi
  6.  Efek induksi
  7.  Resonansi
  8.  Hiperkonyugasi
  9.  Tautomeri
  10.  Regangan ruang

ELEKTRONEGATIVITAS
Digunakan untuk menjelaskan:
1. Kepolaran ikatan
Cl-CH2-CH=CH2 + HI
2. Kekuatan ikatan hidrogen
2. Fenomena reaksi


 
Ikatan hidrogen/Gaya Van der Waals
Kegunaan menjelaskan:
  1. Titik didih
  2. Kelarutan
  3. Bentuk molekul   





Gaya Van der Waals
Kegunaan menjelaskan:
  1. Titik didih
2.               2. Kelarutan

Polarizabilitas 
 
Gugus Pergi:
R-I > R-Br > R-Cl
RS- > RO-

Gugus Fungsi:
Kedudukan kereaktifan kimia
dalam suatu molekul
Ciri:
-Ikatan rangkap
-Atom elektronegatif

Efek induksi:
kemampuan suatu atom untuk menolak atau menarik elektron dibandingkan atom H
   
Efek induksi:
a. +I: gugus penolak e
   
b. -I: gugus penarik e
  F > Cl > Br > I > H
Resonansi: pergeseran pasangan
elektron p terkonyugasi dengan pasangan elektron p yang lain,  pasangan elektron bebas, atau orbital kosong
   
Hiperkonyugasi:
Konyugasi antara ikatan C-H dengan elektron p, peb atau orbital kosong
   
Tautomeri:
Peristiwa perpindahan atom H pada atom O, S, N
   

sumber : http://ratnaningsih.staf.upi.edu/files/2011/08/LEC-1-Overview-Organic-Physic.ppt

6 komentar:

  1. Terimakasih atas infonya, bermanfaat sekali. Saya mau tanya, apakah hubungan antara efek induksi dan hiperkonjugasi? Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih atas pertanyaannya, menurut saya hubungan antara efek induksi dan hyperkonjugasi adalah efek induksi menyebabkan terjadinya resonansi sehingga terjadi hyperkonjugasi. Contohnya adalah pada asam benzoat.

      Hapus
  2. Terimakasih atas penjelsannya. Saya ingin bertanya apakah resonan, hyperkonjugasi dan mesomeri berpengaruh terhadap penentuan senyawa organik? Jika iya bagaimana cara membedakannya? Terimakasih :)

    BalasHapus
  3. Terimakasih infonya, saya ingin menanyakan bagaimana polarizability dalam suatu senyawa, apa yang menyebabkan kecenderungan senyawa membentuk bagian polar kurang polar atau tidal polar

    BalasHapus
  4. terimakasih penjelasannya, sangat membantu, saya ingin menanyakan apasih polarisabilitas itu, kok bisa terjadi dalam suatu senyawa, kalo udah terjadi bagaimana kecenderungan sifat senyawanya?

    BalasHapus
  5. Terima kasih atas ulasannya, saya ingin bertanya apakah gugus fungsi berpengaruh pada sifat fisika dan sifat kimia pada suatu struktur senyawa? mohon penjelasannya :)

    BalasHapus