Kimia organic fisik adalah ilmu yang mempelajari tentang kontrol dan mekanisme reaksi senyawa
organik berdasarkan pada kajian struktur senyawa organik, sifat kimia dan
fisika, termodinamika dan kinetika
kimia. Lingkup perkuliahan meliputi struktur senyawa organik, hubungan struktur
dan kereaktifan, sifat dan kedudukan keadaan transisi, zat antara reaktif,
kontrol reaksi senyawa organik, asam basa (elektrofil dan nukleofil), gugus
pergi, pengaruh gugus tetangga, dan mekanisme senyawa organik.
Konsep-konsep yang diperlukan dalam mempelajari struktur
molekul senyawa organik:
- Elektronegativitas
- Ikatan hidrogen
- Gaya Van der Waals
- Polarizabilitas
- Gugus fungsi
- Efek induksi
- Resonansi
- Hiperkonyugasi
- Tautomeri
- Regangan ruang
ELEKTRONEGATIVITAS
Digunakan untuk menjelaskan:
1. Kepolaran ikatan
Cl-CH2-CH=CH2 + HI
2. Kekuatan ikatan hidrogen
2. Fenomena reaksi
Ikatan hidrogen/Gaya Van der Waals
Kegunaan menjelaskan:
- Titik didih
- Kelarutan
- Bentuk molekul
Gaya Van der Waals
Kegunaan menjelaskan:
- Titik didih
2. 2. Kelarutan
Polarizabilitas
Gugus Pergi:
R-I > R-Br > R-Cl
RS- > RO-
Gugus Fungsi:
Kedudukan kereaktifan kimia
dalam suatu molekul
Ciri:
-Ikatan rangkap
-Atom elektronegatif
Efek induksi:
kemampuan suatu atom untuk menolak atau menarik elektron
dibandingkan atom H
Efek induksi:
a. +I: gugus penolak e
b. -I: gugus penarik e
F > Cl > Br
> I > H
Resonansi: pergeseran pasangan
elektron p terkonyugasi dengan pasangan elektron p yang
lain, pasangan elektron bebas, atau
orbital kosong
Hiperkonyugasi:
Konyugasi antara ikatan C-H dengan elektron p, peb atau
orbital kosong
Tautomeri:
Peristiwa perpindahan atom H pada atom O, S, N
Terimakasih atas infonya, bermanfaat sekali. Saya mau tanya, apakah hubungan antara efek induksi dan hiperkonjugasi? Terimakasih
BalasHapusTerimakasih atas pertanyaannya, menurut saya hubungan antara efek induksi dan hyperkonjugasi adalah efek induksi menyebabkan terjadinya resonansi sehingga terjadi hyperkonjugasi. Contohnya adalah pada asam benzoat.
HapusTerimakasih atas penjelsannya. Saya ingin bertanya apakah resonan, hyperkonjugasi dan mesomeri berpengaruh terhadap penentuan senyawa organik? Jika iya bagaimana cara membedakannya? Terimakasih :)
BalasHapusTerimakasih infonya, saya ingin menanyakan bagaimana polarizability dalam suatu senyawa, apa yang menyebabkan kecenderungan senyawa membentuk bagian polar kurang polar atau tidal polar
BalasHapusterimakasih penjelasannya, sangat membantu, saya ingin menanyakan apasih polarisabilitas itu, kok bisa terjadi dalam suatu senyawa, kalo udah terjadi bagaimana kecenderungan sifat senyawanya?
BalasHapusTerima kasih atas ulasannya, saya ingin bertanya apakah gugus fungsi berpengaruh pada sifat fisika dan sifat kimia pada suatu struktur senyawa? mohon penjelasannya :)
BalasHapus